2010-04-06

kisah sempit dan longgar

di sini, di pintu samping.
di pojok bagian pojok.
terpojokkan.


tempat ini longgar.
terlalu longgar malah.
aku butuh pintu.
aku butuh pembatas.
ingin membuatnya sebuah sekat.


karena aku sempit.
sempit sendiri.
sendiri.
sen-di-ri.


terlalu longgar.
aku takut.
takut.
ta-kut.


takut terpojokkan lagi olehmu.
takut dipinggirkan lagi olehmu.
maaf, jika pada akhirnya hanya udara kosong yang menemaniku.
maaf.
ma-af.


karena dirimu terlalu longgar untukku.


salam hangat,
dari diri yang sempit ini.

1 comments:

Adittya Regas said...

lohh apa nie ka gak ngerti hhe

Post a Comment